Rabu, 26 April 2017

Citra Bitmap

Pengertian Citra Bitmap
     Citra adalah representasi dari sebuah objek. Bitmap adalah representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan raster/pixel/dot/titik/point koordinat yang tersimpan di memori komputer dan nilai disetiap titik diawali oleh satu bit data untuk gambar hitam putih, atau lebih bagi gambar berwarna. Kerapatan titik-titik tersebut dinamakan Resolusi. Semakin banyak jumlah titik yang membentuk suatu grafis bitmap berarti semakin tinggi tingkat kerapatannya. Hal ini menyebabkan semakin halus citra grafis, tetapi kapasitas filenya semakin besar.
     Jumlah warna maksimum yang dapat disimpan dalam suatu bitmap adalah sebanyak 2n, dimana n adalah banyaknya bit yang digunakan untuk menyimpan satu titik dari bitmap.

Jumlah bit per pixel - Jumlah Warna Maksimum

1 - 2
4 - 16
8 - 256
16 - 65536
24 - 16777216

Beberapa format file bitmap yang populer adalah BMP,PCX,TIFF,JPEG,GIF dll. Format bitmap ini cocok digunakan untum menyimpan citra digital yang memiliki banyak variasi dalam bentuknya maupun warnanya, seperti foto,lukisan dan frame video.

Layer Style

      Layer Style adalah menu yang digunakan untuk memberi efek pada objek, seperti memberi bayangan, memberi efek embos, memberi outline pada objek, dan sebagainya. Untuk memunculkan jendela Layer Style, pilih menu Layer > Layer Style > Blending Option atau pada palet layer klik Add Layer Style dan pilih Blending Option, atau klik double pada layer tersebut maka akan muncul jendela Layer Style.
       Fungsi masing-masing efek adalah :
• Drop Shadow : untuk memberi efek      bayangan pada objek.
• Inner Shadow : untuk memberi efek bayangan didalam objek.
• Outer Glow : untuk memberi efek cahaya diluar objek.
• Inner Glow : untuk memberi efek cahaya didalam objek.
• Bevel and Emboss : untuk memberi efek timbul atau 3 dimensi.
• Satin : untuk memberi efek cahaya pada sisi dalam sebuah objek.
• Color Overlay : untuk memberi efek/melapisi warna pada objek.
• Gradient Overlay : untuk memberi efek/ melapisi objek dengan warna gradasi.
• Pattern Overlay : untuk memberi efek/ melapisi objek dengan pattern tertentu.
• Stroke : untuk memberi efek outline/garis pada objek.

Selasa, 21 Maret 2017

Efek Teks Filter pada Photoshop

Selain Layer Style, Filter juga merupakan menu yang sering digunakan untuk membuat efek-efek khusus.

• Filter Artistic    : untuk membuat kesan artistic pada foto atau objek.

• Filter Blur         : untuk mengaburkan atau menciptakan efek kabur pada

gambar di kanvas.

• Filter Brush Strokes : untukmenghasilkan efek gambar lukisan dengan

goresan kuas tinta pada sebuah gambar.

• Filter Distort     : untuk  menciptakanefek distorsi atau mengubah orientasi

foto atau gambar.

• Filter Noise      : untuk menciaptakanefek noise atau kesan kotor ato

bintik2 di  gambar

• Filter Pixelate  : untukmemanipulasi pixel pixel dari suatu gambar atau

membuat efek nuansa bintik2 atau permainan dalam kreasi titik2.

• Filter Render   : untuk membuat efek special yang tidak bisa diakomodasi

filter kelompok lain. Seperti efek pola awan, dan efek sinar khusus pada sebuah gambar.

• Filter Sharpen : untuk memperjelas tampilan tampilan gambar yang kabur

dengan meningkatkan kontras pixel-pixel yang berdekatan.

• Filter Sketch    : untukmenambahkan teksure ke gambar, digunakan

untuk efek 3D, menciptakan efek lukisan.

• Filter Stylize    : menghasilkan efek lukisan atau impressionistic dengan

melakukan pengantian pixel dan meningkatkan nilai kontras pada sebuah gambar.

• Filter Texture   : untuk menirukan penampilan unsur  atau kedalaman,

atau menambahkan efek organik.

• Filter Video      : Jenis filter ini terdapat 2 efek khusus yaitu De-Interlace

merupakan filter yang digunakan untuk menghilangkan garis interlace yang terdapat pada gambar yang diperoleh dari video dengan melakukan duplikasi atau interpolasi garis dan NTSC ( National Television Standars Commiteeb ) merupakn filter yang digunakan untuk membatasi jumlah nada dengan warna yang dapat ditampilkan oleh televisi pada sebuah ambar dengan tujuan untuk mencegah terjadinya oversaturasi.

• Filter Other      : untuk keperluan yang sangat spesifik.

Dalam pembuatan efek teks di Photoshop, teks diperlakukan sebagai objek (Rasterize Layer) agar dapat melakukan manipulasi lebih lanjut, terutama untuk pemberian Filter dan pengaturan warna yang lebih komplek.

Membuat teks di photoshop

Langkah-langkah membuat teks adalah sebagai berikut :

Buka Photoshop CS3.

Klik File >New (Ctrl+N)

Atur Name, Width, Height, Resolution, Color Mode, Background Contens sesuai kebutuhan, lalu tekan OK. Sebagai contoh di sini menggunakan Background Contens White.

Klik Horizontal Type Tool atau tekan T pada keyboard untuk membuat teks mendatar, atau Vertical type tool untuk membuat teks menurun.

Klik pada kanvas baru yang dibuat pada langkah ke-2 tadi, lalu ketikkan  kalimat misalnya Web Design. Setelah selesai mengetikkan kalimat untuk mengakhiri klik tanda centang Commit any current edits, yang terletak di pojok kanan atas lembar kerja photosop CS3.

Untuk mengubah warna teks klik double pada huruf T pada Indicates text layer.

Teks akan tampak terblok seperti ini :

Ubah warna teks menjadi merah dengan cara klik 2x pada kotak Set the text color. Caranya klikkan pada kotak warna merah, tekan OK, lalu klik tanda centang Commit any current edits seperti langkah no.5.

Ubah jenis font, ukuran font dan sebagainya sesuai keinginan. Di contoh menggunakan Font Arial, ukuran 60 pt. Setelah selesai untuk mengakhiri klik tanda centang Commit any current edit teks.

Pengolahan Teks di Photoshop

Teks merupakan objek yang secara sistematis membentuk shape huruf, simbol dan angka. Teks di dalam Photoshop merupakan kumpulan piksel-piksel yang mempunyai resolusi sama dengan file objek, sehingga bila dilakukan pembesaran objek atau zooming, teks akan tampak berundak (jaged) apabila melewati batas besar resolusi objek asli.

Tetapi tidak perlu khawatir dengan jaged tersebut. Saat mengubah ukuran font (resize), Photoshop akan mengubah huruf tersebut ke dalam bentuk vektor (vector-base type) sehingga ukuran font dapat dibesarkan tanpa khawatir akan kehilangan kehalusan bentuk teks. Teks dapat ditransformasikan tanpa harus menentukan besar ukuran font dengan tepat.

Untuk membuat huruf atau kata, caranya berbeda dengan membuat paragraph. Huruf dibuat dengan klik pada objek yang aktif dan kemudian menuliskan teks yang akan dimasukkan. Sedangkan paragraph dapat dibuat dengan melakukan dragging terlebih dahulu untuk menentukan area paragraph baru, kemudian menuliskan teks yang telah didefinisikan tersebut. 

Layer type tidak akan muncul sebagai layer baru saat menggunakan mode multichannel, bitmap, maupun indexed color, sebab mode ini tidak mendukung layer, sehingga teks hanya akan tampil pada layer background saja.

Senin, 20 Maret 2017

Pengenalan Aplikasi Pengolahan Grafis

1. Photoshop
    Photoshop adalah salah satu perangkat lunak yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek yang sangat baik untuk membuat desain grafis dalam bentuk bitmap.
    Photoshop menyediakan tool-tool yang terintegrasi dan tertata secara praktis untuk menyiapkan dan menghasilkan karya dalam bentuk teks dan vektor.
     Secara garis besar, area kerja default Photoshop CS3 terbagi menjadi beberapa komponen utama yaitu :
1. Title Bar
     Adalah jendela yang berisi informasi program yang sedang dijalankan. Title bar dapat dipindahkan dengan cara mengklik nya dua kali dan menggesernya ke posisi yang diinginkan.
2. Menu Bar
     Berisi perintah utama seperti membuka file, menyimpan file, mengubah ukuran file, filter dan lain-lain.
3. Option Bar
     Berisi pemilihan pengaturan dari tool yang dipilih. Setiap tool mempunyai tool option yang berbeda - beda. Misalnya dipilihan brush, maka ukuran/diameter juga opacity brush ada disini.
4. Active Image Area
     Menampilkan gambar yang sedang dikerjakan.
5. Tool Box
     Berisi berbagai macam Tool atau alat-alat yang digunakan untuk mengedit, atau membuat sebuah karya grafis.
6. Palet
     Berisi tentang informasi mengenai image atau gambar yang dikerjakan yang mencakup layer, history,navigator,color dan sebagainya.
7. Layer
     Adalah lapisan transparan yang saling bertumpuk antara satu lapisan dengan lapisan yang lain sehingga membentuk sebuah gambar baru.

Membuat Teks dengan Photoshop

        Teks merupakan kumpulan dari pixel-pixel yang secara matematis membentuk huruf,simbol dan angka.      
        Teks yang ditulis dalam Photoshop menghasilkan teks berbasis vektor yang berarti pengubahan ukuran dan transformasi pada teks tidak akan menurunkan kualitas teks tersebut.  
         Tool yang digunakan untuk membuat tulisan adalah tool Type. Ketika membuat tulisan dengan tool Type, secara otomatis akan terbentuk sebuah layer baru untuk teks tersebut dinamakan Type Layer. Type Layer dapat diubah menjadi Layer Bitmap dengan perintah Resterize untuk menambahkan efek dan keperluan manipulasi yang lebih komplek.
          Ketika memilih tool Type, akan tampil Option Bar seperti berikut :
1. Set the font family, digunakan untuk memilih jenis huruf.
2. Set the font style, digunakan untuk memilih tipe huruf seperti Bold (tebal), Italic (miring) dan Regular (standar).
3. Set the font size, digunakan untuk mengatur ukuran huruf.
4. Set the anti-aliasing method, digunakan untuk menghaluskan tampilan tulisan.
5. Alignment, digunakan untuk mengatur perataan huruf atau tulisan seperti Left align text (rata kiri), Center (rata tengah), dan Right align text (rata kanan).
6. Set the text color, digunakan untuk mengatur pewarnaan huruf dan tulisan.
7. Create warped text, digunakan untuk membuat tulisan dengan bentuk susunan tertentu.

Mode dan Model Warna

       Mode warna menentukan model warna yang digunakan untuk menampilkan dan mencetak suatu image. Mode warna dapat terbagi dalam beberapa macam yaitu sebagai berikut :

a. RGB (Red, Green, Blue) : Persentase yang sangat besar dari spektrum yang terlihat dapat direpresentrasikan dengan mencampur merah, hijau dan biru ( Red, Green dan Blue) yang diberi warna terang dalam berbagai proporsi dan intensitas. Dengan mencampur warna merah,hijau dan biru akan menciptakan warna putih. Oleh karena itu model RGB juga disebut dengan additive colors (warna campuran)
b. CMYK ( Cyan, Magenta,Yellow,Black) : CMYK didasarkan pada kualitas penyerapan cahaya dari tinta yang dicetak pada kertas.
c. Bitmap Mode : Mode ini menggunakan satu dari dua nilai warna (hitam atau putih) untuk mempresentasikan pixel ke dalam image.
d. Grayscale Mode : Mode ini menggunakan lebih dari 256 bayangan abu-abu. Setiap pixel dari sebuah image dengan mode Grayscale mempunyai nilai kecerahan (brighteness) dengan range 0 (hitam) dan 255 (putih).
e. Duotone Mode : Mode ini menggunakan 256 warna. Pada saat mengkonversi menjadi indexed color, Photoshop akan membuat CWT ( Color Lockup Table ) yang menyimpan dan mengindex warna dalam sebuah image.
f. Multichannel Mode : Mode ini menggunakan 256 level dari abu-abu pada setiap channel. Image dengan menggunakan mode Multichannel sangat berguna untuk  pencetakan khusus.

Palet

Berisi tentang informasi mengenai image atau gambar yang dikerjakan, yang mencakup Layer,History, Navigator,Color dan lain sebagainya. Palet dapat ditampilkan atau disembunyikan dengan membuka menu Windows dan klik pada pallet yang akan ditampilkan atau disembunyikan.

Jenis Pallet dan Fungsinya
Palet Navigator
Untuk mengatur persentase tampilan gambar dalam dokumen aktif yaitu dengan cara menggeser Slider Zoom, mengklik tombol Zoom Out dan Zoom In atau mengetikan ukuran persentase gambar pada kotak Zoom.

Palet Histogram
Berisi informasi tonal warna yang dimiliki sebuah gambar.

Palet Informasi
Berisi informasi-informasi posisi mouse dalam dokumen,nilai-nilai warna, ukuran area gambar yang terseleksi dan ukuran file dokumen.

Palet Color
Untuk mengganti warna foreground atau backgroud dengan cara mengklik kotak foreground/background, kemudian geser slider untuk memilih warnanya.

Palet Swatches
Untuk mengganti warna foreground atau background dengan cara mengklik kotak warna untuk memilih warna foreground atau tekan Ctrl dan klik kotak warna untuk memilih warna backgroud.

Palet Style
Untuk memilih dan memasang style pada objek gambar atau layer yang terpilih.

Palet Layer
Berisi tumpukan layer yang berisi objek gambar/teks atau lapisan transparan yang memuat objek gambar atau teks.
Palet ini juga dilengkapi dengan banyak fasilitas dan tombol perintah untuk memanipulasi layer.

Palet Channel
Berisi deretan layer yang memuat channel-channel warna pembentuk gambar.

Palet Path
Berisi deretan layer yang berisi objek-objek path yang terdapat dalam dokumen.

Palet History
Palet yang menyimpan semua perintah yang telah dikerjakan. Salah satu fungsi yang sering digunakan adalah perintah untuk membatalkan perintah yaitu dengan cara mengklik item perintah yang dibatalkan.

Palet Actions
Berfungsi untuk merekam,memainkan,mengubah serta menghapus sederetan aksi atau perintah yang sedang dikerjakan saat memanipulasi objek gambar atau teks dalam jendela dokumen.

Sabtu, 28 Januari 2017

Mempercepat Proses booting

Pada saat komputer mulai dijalankan, maka ada salah satu proses yang harus dijalankan, yaitu booting. Proses ini sangat sederhana, namun terkadang cukup memakan waktu. Apalagi jika komputer Anda memiliki banyak sekali atribut. Padahal sebenarnya lama waktu booting dapat diminimalisasi dengan langkah-langkah berikut:
1. Lokasi Booting
Pencarian lokasi booting oleh komputer juga dapat memakan waktu. Secara default, biasanya komputer akan memeriksa floopy terlebih dahulu. Anda dapat mengubah hal ini dengan masuk ke dalam BIOS. Caranya tekan Del setelah perhitungan memory dilakukan. Lalu pada opsi FirtsBoot Device pilihlah harddisk di mana Anda meletakkan operating system. Misalnya “hard disk” Dengan cara ini, komputer tidak akan memakan waktu lagi mencari lokasi booting, tapi langsung ke harddisk tempat operating system disimpan.
2. Kurangi Proses Deteksi HDD
Mengurangi proses deteksi terhadap drive yang ada dalam komputer Anda juga dapat mempercepat proses booting. Untuk beberapa motherboard, memungkinkan Anda untuk mendeteksi secara manual. Artinya tidak lagi komputer yang melakukan, tetapi user sudah menentukan terlebih dahulu. Semua hal ini dapat dilakukan dalam BIOS setup. Cara masuknya sama seperti langkah pertama, yaitu tekan Del setelah perhitungan memory dilakukan.
3. Disable-kan Komponen Tak Terpakai
Semua perangkat yang terpasang pada komputer akan memakan waktu booting. Oleh sebab itu, ada baiknya bila Anda mengurangi komponen-komponen yang tidak terpakai ini. Caranya, yaitu dengan membuka Device Manager pilih komponen yang tidak lagi terpakai, namun masih terpasang dalam komputer Anda (misalnya Floopy drive). Klik dua kali, lalu pililih disable pada drop down box Device Usage. Device Manager sendiri dapat diakses dengan cara, klik kanan pada My Computer, pilih properties, lalu buka halaman Hardware.
4. Kurangi Font
Jumlah font yang terlalu banyak dapat membuat proses booting melambat. Oleh sebab itu, salah satu cara yang juga dianggap efektif adalah dengan mengurangi jumlah font yang diinstal. Caranya buatlah sebuah folder khusus, kemudian pindahkan semua font dalam folder font di control panel ke dalamnya. Kemudian barulah pilih kembali mana saja font yang Anda butuhkan saja. Jangan khawatir terhadap hilangnya font yang sementara waktu, karena Windows secara otomatis akan menginstal kembali font-font dasar.
5. Hilangkan Layar Loading
Dengan menghilangkan layar loading, Anda juga dapat menghemat waktu booting. Caranya pilih menu Run pada Start menu, lalu ketikkan msconfig, lau tekan Ok. Setelah itu pada opsi /NOGUIBOOT berikan tanda centang. Hal ini akan membuat pada proses booting komputer tidak akan menampilkan logo Windows dan animasinya, melainkan hanya layar hitam yang kosong. Anda tidak perlu khawatir, sebab dengan tidak adanya logo dan animasi ini, proses booting dapat dihemat beberapa detik.
6. Kurangi Waktu Setelah Booting
Selesai booting, komputer akan terasa sangat lambat untuk digunakan. Hal ini disebabkan adanya proses pengenalan jaringan yang dilakukan oleh komputer. Bila Anda ingin segera menggunakan komputer dan komputer tidak terhubung dengan jaringan, maka cara yang sangat efektif adalah mematikan fitur ini. Caranya klik kanan pada My Computer, pilih manage. Lalu expan Service and Application. Pada daftar service, klik dua kali Workstation. Kemudian pada dropdown box Star Up type pilih Disable.
7. Nonaktifkan Service yang Tidak Perlu

Ada beberapa service yang jalan secara otomatis ada juga beberapa service yang jalan pada saat start up dan sebagian besar ada juga yang tidak diperlukan. Sehingga hanya akan memakan waktu dan resource saja. Sebaiknya service-service tersebut dimatikan. Caranya seperti pada langkah nomor 6. Hanya saja, Anda sendiri yag menentukan service mana saja yang Anda kenal dan dirasa tidak dibutuhkan. Lakukan penonaktifan seperti halnya langkah sebelumnya.

Minggu, 08 Januari 2017

Merubah Start Menu Di Microsoft Windows

Sebenarnya artikel ini sudah lama beredar. Penulis menuliskannya untuk tujuan dokumentasi dan memudahkan komputan (pemakai komputer) yang belum mengetahuinya.
Sebenarnya ada banyak cara untuk mengganti tulisan START pada start menu:
1. menggunakan MS DOS atau teks editor lainnya. 2. menggunakan Resource Hacker. 3. menginstal WinBoost di komputer Anda.
Yang akan kita bahas kali ini adalah cara merubah start menu itu menggunakan software Resource Hacker buatan Pak Angus Johnson yang bisa Anda dapatkan lewat URL http://rpi.net.au/~ajohnson/resourcehacker. (Jika URL sudah berubah silahkan Googling saja)
Inti dari windows adalah file explorer.exe, di file itu pula tulisan start pada menu tersimpan. INGAT, copy dulu file explorer.exe itu menjadi (misalnya) explo.exe dan letakkan di folder yang sama dengan folder aslinya (C:\Windows). Hal ini bertujuan jika terjadi kesalahan, kita masih punya file originalnya.
Buka Resource Hacker, lalu klik File-Open. Cari file explo.exe di C:\Windows.

klik String Table, klik angka 37 (atau mungkin di tempat lain) dan lihat di box sebelah kanan. Anda akan melihat tulisan “start”.
Pastikan tulisan “start” yang Anda lihat berada satu group dengan tulisan “There was an internal error….”, jika tidak carilah tulisan “start” yang lain. 
Rubahlah tulisan “start” itu sesuka hati.
Selanjutnya klik tombol “Compile Script” untuk menyimpan perubahan sementara. Jika Anda ingin merubah tulisan yang lain (misalnya menu dalam start menu, terdapat dalam box menu) silahkan dicari-cari sendiri. Semua perubahan akan aman selama Anda hanya merubah segala tulisan yang berada dalam tanda petik.
Jika Anda menemukan tanda “&” (tanpa petik) di dalam/antara tulisan-tulisan tersebut, artinya adalah karakter sesudah tanda “& “ adalah area hotspot.
Misalnya tulisan “&Search”, maka dalam menu nanti akan muncul sebagai  Search. Sehingga setelah menekan tombol Windows di keyboard Anda bisa langsung mengakses menu search hanya dengan menekan tombol “S” di keyboard.
Jika perubahan sudah cukup, klik File-Save. Resource Hacker bisa Anda tutup.
Langkah selanjutnya adalah mengganti file explorer.exe asli dengan explo.exe yang telah kita modifikasi.
INGAT, selama komputer berjalan dalam sistem Windows, kita tidak bisa melakukan perubahan apapun pada file explorer.exe yang asli karena file itu selalu dipakai. Karena itu kita akan melakukan perubahan lewat mode DOS. 
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
1. restart komputer pada DOS Mode. jika komputer Anda tidak terdapat pada fasilitas ini, tekan F8 atau tombol Ctrl ketika komputer sedang boot. Pilih MS DOS mode pada menu yang muncul. Jika cara ini juga tidak berhasil, terpaksa Anda harus menggunakan disket startup dan boot melalui disket (mengcopy file command.com ke disket sudah cukup untuk membuat sebuah(boot Disk)
2. rename file explorer.exe asli ke nama lain sebagai cadangan:
jika belum di direktori windows, C:\>CD WINDOWS C:\WINDOWS> REN EXPLORER.EXE EXP-ASLI.EXE rubah explo.exe ke explorer.exe C:\WINDOWS> REN EXPLO.EXE EXPLORER.EXE 3. restart kembali komputer Anda.
Atau jika Anda menginginkan cara praktis tanpa harus mengetik perintah DOS, buatlah sebuah file bernama AUTOEXEC.BAT dan letakkan di folder C:\ dengan isi sebagai berikut: @ECHO OFF CLS REN %WINDIR%\EXPLORER.EXE %WINDIR%\EXP-ASLI.EXE REN %WINDIR%\EXPLO.EXE %WINDIR%\EXPPLORER.EXE Kemudian restart komputer, maka perubahan sudah terjadi sendiri. Anda bisa membuat file ini menggunakan notepad, wordpad atau program apapun yang bisa dipakai untuk menulis.

Tips: 1. Biasakan untuk membuat salinan file asli dari program yang akan diotak-atik 2. Tempat tulisan yang bisa kita rubah biasanya terdapat pada Dialog, String Table maupun Menu. 3. File-file yang bisa dimodifikasi untuk mempercantik Windows Anda misalnya: explorer.exe, rundll.exe, *.cpl.




KAPAMALIAN

KAPAMALIAN Kapamalian dituliskeun téh lain pikeun jadi ageman, ngan supaya nyaho baé, yén kolot urang baheula mah dina hirup-kumbuhna téh...